Rabu, 20 Agustus 2008

Pementasan Putu Wijaya (Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta)


Beberapa waktu yang lalu, kami melihat pementasan yang dipentaskan oleh Putu Wijaya.
Pertama kali ketika datang di TBJT, kami sempat membayangkan bagaimana pementasan ini.

Setelah memasuki Teater Arena TBJT, seketika itu juga pementasan dimulai. Diatas panggung terlihat sebuah bendera, sangkar burung, dan sebuah kursi. Pementasan diawali oleh cerita dari "sang" Putu Wijaya. " Saya sudah tua, tapi saya masih bisa melakukan hal-hal yang dilakukan oleh anak muda." kira-kira itulah yang dikatakan olehnya. Setelah itu beliau menceritakan tentang cucunya yang menanyakan tentang arti kemerdekaan itu sendiri. Beliau kemudian marah ketika cucunya menanyakan tentang kebenaran kemerdekaan itu sendiri. Seketika itu, beliau menceritakan tentang seorang kakek yang mempunyai seekor burung. Sang kakek berharap supaya burung itu dapat bebas dari sangkar itu. Kira-kira itulah cerita yang diangkat dalam pementasan beliau.

Kami sempat terkagum oleh kemampuan beliau dalam gesture. Walau di usia yang cukup tua, beliau masih sanggup melakukan gerakan-gerakan yang rata-rata dilakukan oleh kalangan muda. Pada pementasan ini, beliau juga sering melakukan komunikasi dengan penonton dan melakukan canda-canda yang menggelikan penonton.

Tidak ada komentar:

Sumbangan Karya Silahkan Dilihat